Ganti Ban Kendaraan Anda Apabila Ada Tanda-tanda Berikut


Pemilik kendaraan harus hukumnya menyimpan perhatian lebih pada elemen ban. Kontrol keadaannya butuh dikerjakan dengan teratur, begitupun masalah perawatannya, apa masih wajar dipakai atau harus ditukar. 

Khawatirnya jika terus digunakan, dalam keadaan yang telah botak atau rusak, dapat menyebabkan berlangsungnya kecelakaan di jalan, entahlah sebab kehilangan traksi dengan aspal atau meledak. 

Didi Ahadi, Dealer Technical Dukungan PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperingatkan pengemudi, untuk terus lakukan kontrol pada ban saat akan berkendara. Triknya simpel, cukup dengan lihat sinyal keausan ban. 

“Pada semua ban diperlengkapi dengan sinyal keausan ban, jika sinyal itu telah dekati atau sama juga dengan permukaan ban semestinya dikerjakan pergantian ban,” sebut Didi. 

Arti dari sinyal keausan itu ialah TWI (Thread Wear Indicator) dengan lambang segitiga pada sidewallban. Ujung atas segitiga mengarak ke benjolan kecil yang berada di antara kembangan permukaan ban ditengah-tengah. 

Jika benjolan itu telah sama rata dengan permukaan ban, diindikasi ban harusnya alami perubahan. 

Didi memberikan tambahan, beberapa ciri lain ban harusnya alami perubahan dapat dirasa saat mobil sedang berjalan. Timbulnya suara bising hasil dari gesekan ban dengan jalan. 

“Bisa , contohnya ban mobil sudak keras --kualitas karetnya, atau permukaan ban yang tidak rata. Itu dapat memunculkan suara bising,” katanya. 

Menjaga Ban Masih Sempurna 

Sebab vitalnya elemen ban pada kendarana ini, Didi merekomendasikan supaya pemilik kendaraan dapat jaga perform ban agar tidak cepat memiliki masalah. 

“Pastinya lakukan kontrol desakan angin ban sesuai dengan standard yang dipastikan oleh pabrikan ban,” tuturnya. 

Desakan angin yang pas membuat semua permukaan ban bersentuhan dengan jalan. Jika desakan terlalu berlebih, karena itu cuma sisi permukaan ban bagian tengah saja yang melekat di aspal. 

Lalu jika angin di ban kurang dari standard, bagian beberapa saja bagian permukaan ban yang menapak di aspal. Ini membuat keausan ban tidak rata. 

Memang tidak hanya angin, ada pula yang dapat membuat ban cepat rusak, seperti keadaan kaki kaki kendaraan yakni shock absorber yang lemah, wheel alignment serta yang lain. Jadi itu harus jadi perhatian juga. 

“Kalau shock absorber lemah, kendaraan condong mengayun, hingga desakan pada ban tidak rata serta bisa menyebakan ban pun tidak rata permukaannya atau bergelombang,” papar Didi.

Ganti Ban Kendaraan Anda Apabila Ada Tanda-tanda Berikut